MISTERI DIBALIK KEMATIAN AMROZI CS

FOTO – FOTO JENAZAH AMROZY,MUKHLAS DAN IMAM SAMUDRA
MENGUAK MISTERI KESYAHIDAN
Keterangan:
“FOTO-FOTO BERIKUT MASIH ORIGINAL DAN BELUM PERNAH TERPUBLIKASIKAN OLEH MEDIA MANAPUN”

AMROZY MENINGGAL TETAP DENGAN SENYUM KHASNYA
Senyuman khas “The Smiling Bomber” seiring dengan kedua mata yang terbuka, terlihat seakan-akan bertemu dengan sesuatu yang membuat kagum. Mungkin sepasang bidadari yang menyambut ramah.

JENAZAH USTADZ MUKHLAS ALI GUFRON
Jenasah Ustadz Mukhlas, Da’i yang jago berorasi ini memperlihatkan senyuman dengan mata yang juga terbuka. Wajah bersih pun menjadi pertanda yang lain.

ADA TANDA SYAHID PADA JENAZAH IMAM SAMUDRA
Jenazah sang “Mujahid Hacker,” Imam Samudera alias Abdul Azis, Memperlihatkan wajah tampan dan bersih, hanya terlihat sedang terlelap tidur.

3 BURUNG KAROMAH SAKSI KESYAHIDAN AMROZY,MUKHLAS DAN IMAM SAMUDRA
Kejadian aneh menghiasi prosesi pemakaman para Syuhada Tenggulun. Kira-kira menjelang jam sembilan pagi, tiga ekor burung berwarna hijau (Burung Karomah yang belum pernah terlihat di daerah Tenggulun sebelumnya).datang dan mengitari atas rumah keluarga Amrozi. Sontak pekikkan takbir dan suara tangis pecah. Tangis karena rasa haru yang sangat akan perjuangan ketiga Mujahid Indonesia tersebut.Inilah Karomah nyata yang diberikan Alloh kepada ketiga syuhada yang bisa disaksikan oleh ribuan masa yang hadir dengan kasat mata.

Awal mula kemunculan burung (burung Karomah) tersebut bersama kedatangan helikopter pembawa syuhada 2 ekor dari arah timur,dan satu ekor dari arah barat.Kemudian mereka bergabung lalu berputar-putar tepat di atas rumah Assyahid Ust Muklas dan Amrozi.
Usai berpisahnya kawanan burung karomah tersebut 2 ketimur dan 1 kebarat terlihat lafat Alloh dari awan di langit diatas rumah Amrozi. Lebih dari 7 menit burung tersebut berputar-putar di atas rumah. Seakan memberikan persaksian bahwa mereka adalah syuhada.
Tak berapa lama kemudian ketiga burung tersebut terbang berpisah meninggalkan rumah Hj. Tariyem, berikut rekamannya :

“Bismillahirrahmanirrahim”:

وعن ابن مسعود رضي الله عنه أن أصحاب النبي صلى الله ع…
وعن ابن مسعود رضي الله عنه أن أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم سألوه عن هذه الآية : (( و لا تحسبن الذين قتلوا في سبيل الله أمواتاً بل أحياء عند ربهم يرزقون )) سورةآل عمران : 169 . فقال صلى الله عليه وسلم : (( أرواحهم في جوف طير خضر لها قناديل معلقة بالعرش تسرح من الجنة حيث شاءت ثم تأوي إلى تلك القناديل ، فاطلع إليهم ربهم إطلاعة فقال : هل تشتهون شيئاً قالوا : أي شيء نشتهي و نحن نسرح من الجنة حيث شئنا ففعل ذلك بهم ثلاث مرات ، فلما رأوا أنهم لن يتركوا من أن يسألوا قالوا : يا رب نريد أن ترد أرواحنا في أجسادنا حتى نقتل في سبيلك مرة أخرى ، فلما رأى أن ليس لهم حاجة تركوا )) أخرجه مسلم

“Dari Ibnu masud.ra. bahwa murid beliau menanyakan tentang tafsiran ayat Jangan kalian mengira bahwa orang terbunuh dijalan Alloh adalah mati. Namun mereka tetap hidup disisi Tuhan mereka dan berlimpah rizqi(Qs.Ali imran:169). Lalu beliau menjawab, bahwa Rosululloh.saw. telah bersabda: Roh-roh para syuhada berada dalam perut-perut burung hijau, memiliki sarang yang bergelatungan dibawah Arsy. Mereka berputar didalam syurga sekehendak burung-burung tersebut, lalu kembali sarangnya. Lantas Robb mereka(Alloh.swt) melihat sembari menawarkan: adakah kalian menginginkan sesuatu (nikmat lain)?, mereka menjawab: apalagi yang kami inginkan, sedang kami bebas berkeliling didalam syurga?. Lalu Alloh.swt. mengulangnya 3kali, dan merekapun menjawab dengan jawaban serupa.dan ketika mereka putus asa untuk lepas dari pertanyaan Alloh, maka mereka menjawab: Wahai Tuhan kami, kami ingin agar Enkau berkenan mengembalikan arwah kami dalam jasad kami, agar kami terbunuh dijalanMu sekali lagi. Saat Alloh tidak mendapati dari mereka sesuatu yang dibutuhkan, maka Ia membiarkan mereka. (HR Muslim)

أَلَمْ يَرَوْاْ إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاء مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلاَّ اللّهُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang beriman. (QS. An Nahl:79)”

Semoga mata hati kita tidak tertutup untuk membaca Tanda-tanda dari Alloh SWT…

KEJANGGALAN-KEJANGGALAN SEPUTAR EKSEKUSI MATI AMROZI, ALI GHUFRON & IMAM SAMUDRA:
• 1.Ada lubang Peluru di leher mayat Imam Samudra
• 2.Dana Eksekusi Termahal di Indonesia (mencapai 22 milyar?)
• 3.Hari Eksekusi berhubungan dengan tragedi WTC (911)
• 4.Hari Eksekusi dilaksanakan di bulan yang di haramkan oleh Allah pertumpahan darah didalamnya
• 5.Penerapan hukuman mati sebelum 10 tahun evaluasi
• 6.Reaksi pemerintah dan pemberitaan media massa yang berlebihan
• 7.Fitnah Media Massa dalam Pemberitaan Eksekusi
• 8.Eksekusi dilaksanakan setelah Euphoria Obama di media massa selesai

WAFAT DALAM KEADAAN MEMBELA AGAMA ALLAH
“Amrozi, Ali Ghufron, Imam Samudra. Mereka bertiga telah wafat dalam keadaan membela agama Allah, hasil keputusan persidangan yang penuh ketidakadilan, dan pemberitaan media massa yang penuh dengan kebohongan… InsyaAllah mereka khusnul khatimah, sebuah nilai mati yang paling tinggi di hadapan Allah”.

MISTERI ANGKA 9/11
Dalam sejarah konspirasi, segala tanggal kejadian tidak lepas dari sebuah rencana matang yang sudah sangat-sangat diperhitungkan, sekarang mari kita bertanya-tanya:
• WTC meledak bulan 9 tanggal 11 tahun 2001: 9 11 2001 (tanggal versi amerika)
• Bom Bali I meledak bulan 10 tanggal 12 tahun 2002: 10 12 2002
• WTC + 1 = Bom Bali I. Coba perhatikan 9+1 = 10, 11+1 = 12, 2001+1 = 2002
• Eksekusi mati Imam Samudra, Amrozi, Mukhlas = 9 November 2008 = 9 11 2008 (tanggal versi indonesia)
• semua kejadian diatas berhubungan dengan angka 911

credit : teman uggi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: